Biskuit Rendah Indeks Glikemik Dengan Substitusi Tepung Pisang Batu dan Tepung Jagung (Biskuit Banacorn)

Tiap 100 g biskuit banacorn terpilih mengandung air 7.4 g, abu, 1.20, protein 0.77, 27.41 g lemak, karbohidrat (by different) 58.8 g, serat kasar 4.42 g, serat pangan 5.92 g dan energi sebesar 485 kkal.

Compare
Categories: , . Tag: , .

Product Description

Pisang batu dan jagung merupakan bahan pangan lokal yang banyak ditemui di Riau yang berpotensi untuk
dijadikan tepung dan diolah menjadi berbagai macam olahan seperti biskuit dengan indeks glikemik yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan substitusi tepung pisang batu dan tepung jagung pada biskuit banacorn sebagai makanan selingan dengan indeks glikemik yang rendah. Desain penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 kontrol dan 3 perlakuan antara tepung pisang
batu, tepung jagung dengan bahan dasar biskuit yaitu tepung sagu P1 (20%:5%:75%), P2 (30%:5%:65%) dan P3 (40%:%5%:55%).
Keempat formula biskuit dilakukan uji organoleptik untuk mendapatkan formula terbaik. Kemudian formula terbaik dianalisis
proksimat, serat kasar dan serat pangan sebanyak 2x pengulangan dan dilanjutkan dengan uji indeks glikemik. Secara keseluruhan daya terima dari 25 panelis tergolong baik dengan formula terpilih yaitu biskuit banacorn perlakuan
P3 dengan indeks glikemik sebesar 36.47

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Biskuit Rendah Indeks Glikemik Dengan Substitusi Tepung Pisang Batu dan Tepung Jagung (Biskuit Banacorn)”

Your email address will not be published. Required fields are marked *